Part 1: Peran Teknologi dalam Pendidikan
Mata Kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains bersama bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.
Assalamualaikum Gaiss..
Saya Elza Triani mahasiswa Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jambi Angkatan tahun 2023.
Tentunya pada kesempatan yang baik ini saya akan mereview pertemuan pertama kuliah saya pada Mata Kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains bersama bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.
Pada pertemuan pertama ini pembahasan langsung mengacu pada penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan. Tentu setiap dari kita rasanya saat ini tidak asing dengan yang namanya teknologi bukan.. yaa, teknologi.
Apa sih yang bisa teknologi berikan untuk pendidikan?
Apa sih teknologi didunia pendidikan itu?
Bukannya teknologi memiliki dampak negatif bagi kehidupan manusia?
Hmmm, mari kita bahas.. lets goo..
1. Jika digunakan dengan benar, teknologi akan membantu mempersiapkan siswa untuk karir masa depan mereka, yang pasti akan mencakup penggunaan teknologi.
2. Mengintegrasikan teknologi ke dalam kelas merupakan suatu cara yang bagus untuk mencapai keragaman dalam proses belajar mengajar.
3. Siswa dapat memiliki akses ke buku pelajaran digital yang terus disediakan, ini akan mudah, efisien dan jauh lebih murah daripada harus membeli buku-buku dalam bentuk fisik.
Dikutip dari laman kemendikbud (2020) adapun CONTOH PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM BIDANG PENDIDIKAN sebagai berikut:
1. PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER
Semua orang tentu saja tahu apa itu komputer. dalam bidang pendidikan pengenalan teknologi satu ini sangat penting, karena banyak sekali manfaat yang bisa diberikan oleh komputer. seperti untuk mengelola file tulisan dan sebagainya. Dalam tingkatan yang lebih tinggi,komputer ataupun laptop dapat digunakan untuk berkarya, baik itu dalam bidang desain, seni, musik dll.
Banyak model pembelajaran berbasis komputer, diantaranya adalah Computer Based Instruction (CBI).Computer Assisted Intsruction (CAI), ICT, Computer Based Training (CBT) dan Computer Based Education (CBE).
2. E-LEARNING
E-learning adalah sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi komputer dan internet sebagai media pembelajaran. siswa dapat mengakses materi pelajaran baik itu berupa video, gambar, teks ataupun suara dimana saja tanpa harus bertatap muka dengan pengajar. sistem seperti ini tentu saja dimiliki oleh Universitas-universitas terkemuka di Indonesia.
Pengayaan konten seperti materi yang dapat diunduh siswa, ujian online atau pun sistem penilaian siswa dll dalam bentuk website. sistem pembelajaran e-learning umumnya tidak menggantikan model belajar konvensional di kelas, tapi hanya sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar siswa dan memberikan kemudahan pengajar dalam menyampaikan informasi kepada siswanya.
3. BLENDED LEARNING
Blended learning merupakan metode pembelajaran yang mencampurkan pertemuan tatap muka pengajar dan muridnyasecara online. tanpa terbatas jarak.
Pengajar akan memberikan materinya secara real time melalui phone conference, video conference ataupun chatting online. mereka dapat saling memberikan feedback baik itu berupa pertanyaan, jawaban ataupun pernyataan.
4. PERPUSTAKAAN DIGITAL
menurut Association of Research Libraries (ARL) tujuan dari perpustakaan digital adalah untuk memberikan kelancaran dalam proses pengembangan yang sistematis dengan cara menyimpan, mengumpulkan, dan mengorganisasi pengetahuan dan informasi dalam format digital.
Siswa dapat mengakses buku-buku dalam bentuk digital dan mempelajarinya, tanpa harus datang ke perpustaan langsung atau harus membeli buku dalam bentuk fisik. Tentu saja ini menguntungkan karena siswa dapat belajar dimana pun dan kapan pun.
5. PENGGUNAAN ALAT PENDUKUNG KBM
Proses belajar mengajar tidak melulu pengajar mengajar menyampaikan bahan ajar melalui lisan. Namun bisa juga menggunakan video, gambar atau materi yang dibuat menggunakan komputer atau laptop. Kemudian ditampilkan lagi menggunakan teknologi berupa proyektor agar objek lebih besar dan dapat dilihat oleh semua siswa.
Menurut McGinn mendefinisikan teknologi sebagai sebuah aktivitas manusia yang memiliki nilai yang terhubungkan dengan pengaruh sosial budaya dan lingkungan dalam hal konseptualisasinya. Pengertian lain, teknologi adalah langkah dan teknik tertentu yang digunakan dalam suatu rekayasa penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan pada suatu bidang. Barbara B. Seels dan Rita C. Richey pada 1994 mendefinisikan teknologi pendidikan sebagai sebuah teori dan praktik dalam mendesainpengembangan, pemanfaatan, pengeloalaan, serta evaluasi proses dan sumber sebagai belajar. Definisi lain menurut AECT tahun 2004 Teknologi pendidikan ialah studi dan praktik etis dalam upaya memberi fasilitas pendidikan dan meningkatkan kinerja melalui cara mewujudkan, memakai atau menggunakan, serta sumber teknologi dan proses pengelolaan yang tepat. Selain pengertian teknologi pendidikan menurut AECT 2004, ada beberapa unsur yang sangat penting dari pengertian tersebut:
1. Elemen studi, yaitu penelitian dan praktik reflektif,
2. Elemen praktik etis,
3. Elemen fasilitasi,
4. Elemen pembelajaran,
5. Perbaikan kinerja.
6. Elemen kinerja (performance),
7. Elemen menciptakan (to create),
8. Elemen penggunaan (using),
9. Pengaturan (managing).
Dalam mempraktikannya, definisi teknologi pendidikan dengan teknologi pembelajaran mengalami tumpang tindih. Akan tetapi teknologi pembelajaran itu lebih bersifat khusus dimana, teknologi pendidikan meliputi sistem lain yang dipakai pada proses pengembangan kemampuan seseorang. Sedangkan teknologi pembelajaran mencakup objek belajar pada manusia secara kelompok ataupun individu dengan bidang kajian ilmu pendidikan khusus.
Wooouuu, selanjutnya Bukannya teknologi memiliki dampak negatif bagi kehidupan manusia?
Yaaaa, tentu saja setiap yang berlebihan tidak aakan baik, dengan pengguna yang bijak dan cerdas teknologi tidak akan menimbulkan dampak negatif. Tentu teknologi memiliki dampak negatif namun dampak positifnya juga sangat terasa dalam ilmu pengetahuan dan kehidupan sehari-hari.
Dampak Positif Perkembangan Teknologi Komunikasi
1. menghubungkan Orang di Seluruh Dunia
Perkembangan teknologi komunikasi saat ini memiliki dampak global. Artinya, jika dahulu Anda memiliki keterbatasan jarak untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain, tidak demikian halnya dengan sekarang. Tidak terbatas antar kota dan antar wilayah saja, komunikasi saat ini dapat terjalin bahkan ke semua orang yang ada di seluruh penjuru dunia. Bukan hanya itu saja, Anda pun dapat terhubung dengan sangat cepat bahkan dalam hitungan detik saja.
2. Penyebaran Informasi yang Cepat
Perkembangan teknologi juga memberikan dampak positif pada penyebaran informasi. Jika dahulu Anda mengandalkan surat kabar atau televisi untuk mengetahui informasi terkini, kini internet mengambil peran keduanya. Kehadiran internet membuat penyebaran informasi terjadi dengan sangat cepat bahkan real time . Apa yang terjadi detik ini di belahan bumi lain dapat langsung Anda ketahui saat itu juga.
3. Munculnya Media Sosial
Salah satu perkembangan teknologi komunikasi ditandai dengan munculnya media sosial. Media sosial adalah sarana untuk Anda bisa terhubung dengan teman, keluarga, kerabat dimana saja melalui suatu platform khusus. Contoh media sosial yang banyak dipakai oleh masyarakat adalah Facebook, Instagram dan Twitter. Selain menghubungkan Anda dengan teman lama dan kerabat yang jauh, media sosial dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis. Melakukan promosi dan jual beli lewat media sosial bahkan kini menjadi cara yang sangat efektif dalam mengumpulkan pundi-pundi rupiah.
4. Sarana Berbagi File
Perkembangan teknologi komunikasi yang ada sekarang juga memudahkan Anda untuk berbagi file . Mulai dari musik, video, film dan berbagai data lainnya dapat Anda peroleh dengan beberapa klik saja. Melalui media perantara internet, kegiatan berbagi file ini menjadi lebih mudah lagi untuk dilakukan.
5. Memajukan Dunia Pendidikan
Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat juga mendukung kemajuan dunia pendidikan. Kini masyarakat yang tinggal di pelosok atau desa-desa terpencil juga dapat menikmati internet. Oleh karena itu, informasi yang mereka peroleh saat ini tidak bergantung pada sumber buku saja. Melalui internet, para siswa mendapat tambahan pengetahuan dan wawasan yang baru dengan sangat mudah dan cepat. Pemerataan pendidikan pun sekarang menjadi hal yang tidak mustahil lagi mengingat teknologi komunikasi sekarang dapat dirasakan manfaatnya bahkan di tempat terpencil.
Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Komunikasi
Selain memberikan banyak dampak positif, ternyata masih ada dampak negatif yang bisa terjadi dalam perkembangan teknologi komunikasi. Kemajuan teknologi komunikasi yang ada sekarang justru menurunkan semangat juang bagi sebagian orang. Karena semuanya terasa mudah, banyak murid misalnya yang hanya murni melakukan copy paste dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.
Dalam bidang bisnis, kemajuan teknologi komunikasi juga memicu maraknya kejahatan siber. Kejahatan virtual seperti hacking dan carding juga telah merugikan banyak orang. Oleh karena itu Anda harus lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi online agar tidak terjerumus dalam penipuan.
Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi yang ada sekarang juga menyerang kehidupan sosial masyarakat. Tindakan cyberbullying , penyebaran berita hoax, kebencian dan konten pornografi dinilai cukup meresahkan. Efek yang ditimbulkan pun bukan hal sepele karena akan merusak generasi bangsa dan memecah belah persatuan.
Sekian dulu gais beberapa penerapan teknologi dalam dunia pendidikan. Semoga apa yang disampaikan di atas dapat bermanfaat untuk kita semua. Sampai jumpa di tema berikunyaaa readerss...
Ada video juga yaa.. ini linknya
Video review
Referensi
AECT, 1977. The Definition of Educational Technology. washington: Association for Education Communicatin and Technology.
AECT, 2004. Defenisi Teknologi Pendidikan satuan Tugas Defenisi dan Terminologi AECT : Seri Pustaka teknologi pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Pruwodidodo, A., Yasin, M., & Aziz, A. (2023). Teknologi Pembelajaran dan Persoalan-Persoalan Pembelajaran di Indonesia di Era Pandemi Covid-19 . Garudhwaca.
Haryanto. 2015. Teknologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press. Ed. 1, Cet. 1. 30